Santri Pagar Nusa Diharapkan Jadi Duta Anti Narkoba

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Majelis Dzikir Istighosah Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan Gerakan Peduli Narkoba Tawuran dan Anarkis (Gepenta) Kabupaten Nganjuk memberikan sosialisasi pemuda anti narkoba dalam acara rutinitas majelis dzikir istigozah, Kamis (20/9).

Majelis Dzikir Istighosah merupakan milik Pagar Nusa (PN) Kabupaten Nganjuk. Ratusan santri Pagar Nusa antusias datang menghadiri rutinitas acara dzikir yang dikemas dengan seminar pencegahan bahaya destruktif narkoba. Hal ini sebagai bentuk perang terhadap narkoba dan obat keras lainnya.

Acara diawali dengan sholawatan dan doa bersama. Baru setelah itu, perwakilan Gepenta, Polisi, TNI, dan Pagar Nusa berbicara memberikan nasehat serta wawasan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mencari berkah supaya selamat dan lancar. Selain itu juga bertujuan mengajak para santri-santri Pagar Nusa untuk bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang sudah sangat meresahkan masyarakat,” kata Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagarnusa Kertosono M Syamsuri.

Menurut M Syamsuri, kegiatan ini sangat penting dilakukan mengingat pemuda adalah aset penting dan calon estafet pemimpin masa depan bangsa Indonesia. Sehingga pemuda ini harus senantiasa dijaga dari hal-hal yang dapat merusak masa depannya, terutama dari pengaruh narkoba dan tawuran.

“Kemajuan masa depan bangsa sangat bergantung dari pemuda yang ada saat ini. Kalau pemudanya saja sudah terpengaruh hal-hal yang negatif tentunya akan sangat berbahaya bagi masa depan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Gepenta Kabupaten Nganjuk Kuswanto mengatakan kegiatan tersebut juga menggandeng anggota Polisi Sektor (Sektor) dan Komando Rayon Militer (Koramil) di Wilayah Kertosono. 

Ia berharap agar santri-santri Pagar Nusa yang ada di Kabupaten Nganjuk bisa menjadi duta pemuda anti narkoba dan tawuran. Selanjutnya para santri ini akan mengajak saudara, teman dan orang terdekatnya menjauhi narkoba.

“Peredaran narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, ratusan pemuda Nganjuk terjebak masalah ini. Dan sekarang sasarannya bukan lagi para remaja dan dewasa, tetapi juga sudah mulai menyerang anak-anak yang masih usia belia. Oleh karena itu, peran pemuda sebagai duta sangat dibutuhkan demi penyelamatan masa depan bangsa,” kata pria yang biasa disapa Kang Kusno ini.

Reporter : kusno Lindu Aji

Editor : Syarif 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita